KERAJINAN LOGAM KUNINGAN DI KABUPATEN KLUNGKUNG

KERAJINAN LOGAM KUNINGAN DI KABUPATEN KLUNGKUNG

Aktitivitas membuat kerajinan dengan bahan logam/logam kuningan tidak hanya digeluti oleh masyarakat desa Kamasan, namun juga ditekuni oleh masyarakat desa Budaga. Secara geografis desa Budaga terletak di bagian barat Kecamatan Klungkung berimpitan dengan kota Semarapura. Dari segi fisik kondisi alamnya yang datar dan terjal nampak keindahan laskap persawahan dari kejauhan, tengarai kesejukan dan kedamain. Desa yang sunyi terasa jauh dari kebisingan aktivitas kota, tetapi kebisingan melantun dari entakan-entakan palu/hamer sebagai petanda kesibukan masyarakatnya membuat kerajinan logam.

Desa Budaga merupakan salah satu desa sentra seni kerajinan, yang telah mengembangkan seni kerajinan logam kuningan secara turun temurun. hampir sebagian besar masyarakat di desa ini bermatapencaharian sebagai perajin, untuk memenuhi kebutuhan perekonominya. Beraneka bentuk produk telah dihasilkan baik produk untuk sarana upacara agama, maupun bentuk produk yang berfungsi sebagai hiasan. Awal perkembangan kerajinan logam kuningan ini, membuat peralatan untuk sarana upacara keagamaan seperti Genta, tempat bija (tempat beras suci), tempat tirta (air Suci) dan bermacam senjata nawasanga sebagai perlengkapan upacara yang disesuaikan dengan tempatnya dalam pengider buana, dipergunakan di pura atau pemerajan.

Seiring berjalannya waktu dan berkembangnya pariwisata di Bali, perajin didesa Budaga sangat kreatif dalam mengembangkan bentuk-bentuk produk baru yang lebih inovatif. Sekarang ini di desa Budaga berkembang bentuk produk berupa bola mimpi (Dream Ball). Bola mimpi dimaksud adalah produk yang bentuknya menyerupai bola berbunyi nyaring terdengar dari gesekan butir-butir pelor timah yang ada didalamnya. Terciptanya bentuk produk dream ball, berawal dari adanya pesanan seorang pengusaha dari Perancis kepada seorang perajin bernama Pande I Nengah Patra. Produk ini digunakan sebagai pernak pernik pohon natal. Saat ini telah terjadi pengembangan bentuk dan fungsi produk. Produk ini dibuat disamping berfungsi sebagai hiasan, juga dibuat sebagai asesoris seperti anting-anting, leontin, gelang dan gantungan kunci. Selain itu, pergeseran fungsipun tidak dapat di pungkiri terhadap benda-benda pelengkap sarana upacara dalam agama Hindu seperti genta, berubah fungsi menjadi bel di Gereja, bel pintu perumahan, dan alat musik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *