Pesan sekarang!
Yuk kenali bahan yang aman untuk peralatan masak

Yuk kenali bahan yang aman untuk peralatan masak

Yuk kenali bahan yang aman untuk peralatan masak

Perangkat masak merupakan perangkat paling sering digunakan. Baik untuk skala rumah tangga, maupun industri. Namun, tahukah Anda, bahwa perangkat masak dengan bahan berbeda ternyata memiliki sifat yang berbeda pula. Ada perangkat masak yang bereaksi terhadap makanan, ada pula yang tidak.

Perangkat masak yang bereaksi pada makanan selain dapat menurunkan kualitas makanan, dapat pula merusak perangkat masak Anda. Nah, berikut ini akan kami informasikan 7 bahan perangkat masak, beserta kelebihan dan kekurangnnya. 

  1. Aluminium

Bahan aluminium banyak ditemui untuk perangkat masak seperti panci atau wajan. Kelebihan bahan aluminium ialah kemudahan untuk memasak bahan makanan, karena bahan stainless merupakan konduktor atau penghantar panas yang baik. Proses memasak pun bisa lebih cepat saat menggunakan panci/wajan dari aluminium.

Namun, kelemahan bahan aluminium yaitu bahan ini mudah rusak meski Anda menggunakan merek terkenal. Selain itu, bahan ini bereaksi terhadap masakan, sehingga dapat mengubah warna masakan. Telur, tomat, sayuran hijau, dan anggur, bisa mengalami perubahan warna kala dimasak menggunakan aluminium.

Untuk menghindari hal ini, Anda dapat memilih bahan aluminium yang telah dilapisi dengan bahan lainnya, contohnya saja teflon. Telfon akan mencegah masakan bereaksi dengan bahan aluminium dan membuat perangkat masak Anda lebih aman.

  • Tembaga

Hampir serupa dengan bahan aluminium, tembaga merupakan bahan penghantar panas yang baik. Namun sayangnya, bahan ini juga bereaksi dengan makanan, sehingga memengaruhi rasa dan warna bahan makanan.

Untuk menyiasati ini, Anda lebih baik memilih bahan tembaga yang telah dilapisi dengan stainless steel. Selain aman untuk makanan, perkakas ini pun lebih mudah untuk dibersihkan dan lebih tahan lama.

  • Stainless Steel

Ini merupakan bahan yang banyak dipilih oleh banyak orang. Perangkat masak berbahan stainless steel memiliki banyak keunggulan, di antaranya yaitu mudah dibersihkan, tidak bereaksi dengan makanan, awet, dan harganya pun terjangkau. Namun, bahan ini bukan penghantar panas yang baik. Anda membutuhkan waktu lebih lama untuk memasak dengan perangkat masak ini.

  • Panci Baja

Panci baja memiliki keunggulan tidak mudah lengket kala digunakan untuk memasak. Panci ini juga memiliki keunggulan lain, di antaranya: dapat menghemat penggunaan minyak, penyalur panas yang baik, serta menghemat waktu memasak Anda. Namun sayangnya, panci ini masih memiliki kelemahan, yaitu mudah berkarat dan mudah bereaksi terhadap bahan makanan. Solusinya, Anda dapat melapisi panci baja dengan minyak sebelum dan sesudah digunakan.

  • Panci Baja Enamel

Panci baja enamel merupakan pengembangan dari panci baja biasa. Ia diberi lapisan tambahan yang membuatnya tidak mudah berkarat dan tidak bereaksi dengan bahan makanan. Akan tetapi, panci baja enamel memiliki bobot yang cukup berat sehingga menyulitkan saat digunakan. Bahan ini pun bisa mengurangi kemampuan perangkat masak dalam menghantarkan panas, sehingga memperlama proses memasak.

  • Kaca

Perangkat masak berbahan kaca biasa dikenal dengan merek dagang Pyrex. Bahan ini sudah diproses terlebih dahulu sehingga tahan terhadap suhu tinggi. Meski perangkat masak ini mudah panas, tetapi tidak mudah mematangkan bahan masakan Anda. Tentu saja Anda membutuhkan waktu lebih saat memasak menggunakan perangkat masak ini.

  • Kayu

Kayu merupakan bahan yang tidak menghantarkan panas. Oleh sebab itu, kayu banyak digunakan sebagai bahan dalam pembuatan spatula, sendok nasi, dan juga sendok sayur. Namun, karena bahan kayu berpori-pori, bahan ini riskan untuk terkena jamur. Anda harus membersihkan perangkat masak hingga bersih, jika tidak ingin ada jamur yang menempel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *